Minggu, 07 April 2013

SNMP

SNMP adalah sebuah protokol yang didesain untuk membantu para pengguna jaringan untuk melakukan pengelolaan perangkat jaringan. Protokol ini memungkinkan pengguna jaringan untuk melakukan proses monitoring perangkat jaringan secara remote.

Proses monitoring dilakukan dengan mengumpulkan data-data yang diperoleh dari setiap perangkat yang terhubung ke jaringan. Perangkat2 tersebut dapat berupa komputer, printer, switch, hub, ups, dll.

Ada 4 perintah dasar dari SNMP yaitu:
a.  GET: digunakan oleh manajer untuk mengambil suatu item dari agen MIB.
b.  SET: digunakan oleh manajer  untuk menset atau mengisikan harga suatu variabel pada agen MIB.
c.  TRAP: digunakan  oleh agen untuk mengirim peringatan kepada manajer.
d.  INFORM: digunakan oleh  manajer untuk mengirimkan peringatan kepada manajer yang lain.

SNMP memiliki 3 elemen dasar untuk melakukan operasinya, yaitu :

  1. Manajer

    Manajer adalah pelaksana dari manajemen jaringan. Di dalam sebuah lingkungan jaringan, elemen ini diletakkan pada sebuah komputer yang mengoperasikan software manajemen jaringan. Manajer memiliki akses untuk mengambil meminta informasi  dari setiap perangkat jaringan lainnya yang telah tertanam agent.

  2. Agent

    Agent merupakan sebuah perangkat lunak yang dijalankan pada setiap perangkat jaringan yang berfungsi memberikan respon terhadap permintaan manajer terkait informasi2 parangkat tersebut, baik informasi software maupun hardware.

  3. MIB

    MIB adalah sebuah file yang mengandung struktur data variabel dari elemen jaringan yang dikelola yang nantinya digunakan oleh AGENT untuk mengambil informasi2 dari perangkat jaringan tersebut. MIB ditanamkan pada setiap perangkat di dalam jaringan.

 

Proses komunikasi data SNMP menggunakan UDP. Secara default, biasanya di peralatan-peralatan jaringan (seperti switch, router, dll), service SNMP aktif. Sistematika SNMP adalah di tiap nodenya telah terinstal dan running program yang bernama SNMP Agent. SNMP agent dapat mengoleksi semua properties devicenya, menulis dan disimpan ke tabel MIB. Sehingga kita dari tempat lain bisa memonitor dengan cara memasukkan community string (semacam password) untuk melihat keadaan peralatan jaringan atau mengubah konfigurasinya.

 

 

Referensi  

http://mrsubara.wordpress.com/tag/snmp/ 

http://blog.tibandung.com/hacking-snmp/ 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar